Resep lapis tepung beras kanji bisa menjadi pilihan sederhana untuk membuat jajanan tradisional di rumah. Kue lapis memiliki tekstur khas yang lembut, kenyal, dan sedikit lengket ketika digigit. Perpaduan tepung beras dengan tepung kanji atau tapioka membuat setiap lapisannya tetap kokoh tetapi mudah dipotong. Dengan bahan yang relatif mudah ditemukan, kue ini juga cocok dibuat untuk camilan keluarga, sajian arisan, acara kumpul, maupun ide jualan rumahan.
Rahasia kue lapis yang enak sebenarnya tidak hanya terletak pada takaran bahan. Proses mencampur adonan, memastikan gula benar-benar larut, menyaring adonan, hingga mengatur panas kukusan turut menentukan hasil akhirnya. Jika setiap lapisan dikukus dengan waktu yang tepat, kue akan memiliki susunan lapisan yang cantik dan tidak mudah bercampur. Berikut resep praktis yang bisa dicoba di rumah dengan bahan sederhana.
Bahan-Bahan Kue Lapis
Untuk membuat satu loyang kue lapis ukuran sedang, siapkan bahan-bahan berikut:
- 250 gram tepung beras
- 100 gram tepung kanji atau tepung tapioka
- 200 gram gula pasir
- 700 ml santan
- 1/2 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
- 1/2 sendok teh vanili
- Pewarna makanan sesuai selera
Gunakan santan dengan kekentalan sedang agar rasa gurihnya terasa tetapi adonan tidak terlalu berat. Untuk pewarna, Anda dapat menggunakan dua warna atau lebih sesuai selera. Kombinasi merah-putih, hijau-putih, atau warna pastel bisa membuat tampilan kue lebih menarik.
Cara Membuat Adonan
Langkah pertama adalah memasak santan bersama daun pandan dan garam.
Panaskan dengan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Tidak perlu sampai mendidih terlalu lama. Setelah cukup panas, matikan api dan biarkan santan menjadi hangat.
Sementara itu, campurkan tepung beras, tepung kanji, gula pasir, dan vanili dalam wadah besar. Aduk bahan kering sampai tercampur merata.
Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil terus diaduk menggunakan whisk. Lakukan secara perlahan agar tidak terbentuk gumpalan tepung.
Saring Adonan Sebelum Dikukus
Setelah semua bahan tercampur, saring adonan menggunakan saringan halus.
Langkah ini sederhana tetapi sangat membantu menghasilkan tekstur kue lapis yang lebih halus. Gumpalan tepung yang masih tersisa akan tertahan sehingga adonan menjadi lebih lembut.
Setelah disaring, bagi adonan menjadi dua bagian atau beberapa bagian sesuai jumlah warna yang diinginkan. Tambahkan pewarna makanan secukupnya ke masing-masing bagian.
Jangan menggunakan terlalu banyak pewarna karena warna biasanya akan terlihat lebih kuat setelah kue matang.
Siapkan Kukusan
Panaskan kukusan terlebih dahulu sampai air benar-benar mendidih.
Gunakan loyang yang sudah diolesi sedikit minyak agar kue mudah dilepaskan setelah matang. Anda juga dapat melapisi bagian dasar loyang dengan plastik tahan panas atau kertas khusus kukusan jika diperlukan.
Pastikan tutup kukusan dibungkus dengan kain bersih. Cara ini membantu mencegah uap air menetes langsung ke permukaan adonan.
Cara Membuat Lapisan Kue

Tuangkan adonan warna pertama ke dalam loyang dengan ketebalan yang sama.
Kukus selama sekitar 5-7 menit, tergantung ketebalan lapisan dan panas kukusan. Setelah lapisan pertama mulai mengeras, tuangkan adonan dengan warna berikutnya secara perlahan.
Kukus kembali selama beberapa menit hingga lapisan mengeras, kemudian ulangi proses tersebut sampai seluruh adonan habis.
Pastikan setiap lapisan tidak terlalu tipis atau terlalu tebal. Lapisan yang terlalu tipis dapat mudah robek, sedangkan lapisan yang terlalu tebal membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.
Tips Agar Lapisan Tidak Lepas
Salah satu masalah yang sering terjadi ketika membuat kue lapis adalah lapisan mudah terpisah ketika dipotong.
Untuk menghindarinya, jangan mengukus setiap lapisan terlalu lama sampai benar-benar kering. Permukaan lapisan sebelumnya sebaiknya sudah cukup kokoh tetapi masih memiliki sedikit kelembapan sehingga lapisan berikutnya dapat menempel dengan baik.
Tuangkan adonan berikutnya secara perlahan dari dekat permukaan lapisan. Hindari menuangkan adonan dari ketinggian karena dapat membuat permukaan lapisan sebelumnya rusak.
Tips Mendapatkan Tekstur Kenyal
Perbandingan tepung beras dan tepung kanji sangat berpengaruh terhadap tekstur.
Tepung beras memberikan struktur pada kue, sedangkan tepung kanji membantu menghasilkan sensasi kenyal. Jika tepung kanji terlalu banyak, tekstur kue dapat menjadi terlalu liat. Sebaliknya, jika jumlahnya terlalu sedikit, kue bisa terasa kurang kenyal.
Pengadukan adonan juga perlu dilakukan dengan baik agar tepung tercampur merata sebelum dituangkan ke dalam loyang.
Cara Mendinginkan Kue Lapis
Setelah lapisan terakhir selesai dikukus, jangan langsung mengeluarkan kue dari loyang.
Biarkan kue dingin terlebih dahulu pada suhu ruang. Proses ini penting karena kue lapis yang masih panas biasanya sangat lembut dan mudah rusak ketika dipotong.
Setelah benar-benar dingin, keluarkan dari loyang menggunakan pisau yang sudah diolesi sedikit minyak. Potong menggunakan pisau tajam agar bentuk setiap potongan terlihat rapi.
Ide Warna dan Rasa
Kue lapis tidak harus selalu dibuat dengan warna yang sama.
Untuk tampilan klasik, Anda dapat menggunakan kombinasi putih dan merah muda. Jika ingin tampilan lebih modern, gunakan warna hijau, kuning, ungu, atau warna pastel.
Selain pewarna makanan, Anda juga dapat memberikan variasi rasa dengan menggunakan bahan seperti pandan, cokelat, atau sedikit pasta perasa sesuai selera. Pastikan bahan tambahan tidak terlalu banyak agar konsistensi adonan tetap terjaga.
Resep lapis tepung beras kanji dapat dibuat dengan bahan sederhana seperti tepung beras, tepung kanji, santan, gula, garam, dan pewarna makanan. Kunci mendapatkan kue yang lembut dan kenyal adalah membuat adonan tanpa gumpalan, menyaringnya sebelum digunakan, serta mengukus setiap lapisan dengan waktu yang tepat.
Dengan sedikit kesabaran saat menuangkan lapisan demi lapisan, Anda bisa mendapatkan kue lapis yang cantik, lembut, dan tidak mudah hancur. Sajikan setelah benar-benar dingin agar teksturnya lebih sempurna.
FAQ
Apakah tepung kanji bisa diganti tepung tapioka?
Bisa. Tepung kanji dan tepung tapioka pada dasarnya merupakan istilah yang umum digunakan untuk jenis tepung dari singkong.
Berapa lama setiap lapisan kue dikukus?
Umumnya sekitar 5-7 menit per lapisan, tetapi waktunya dapat disesuaikan dengan ketebalan adonan dan panas kukusan.
Mengapa kue lapis mudah hancur saat dipotong?
Biasanya karena kue belum benar-benar dingin atau proses pengukusan setiap lapisan belum cukup matang.
Mengapa lapisan kue bisa terpisah?
Salah satu penyebabnya adalah lapisan sebelumnya terlalu kering atau dikukus terlalu lama sebelum adonan berikutnya dituangkan.
Apakah santan bisa diganti susu?
Bisa untuk variasi rasa, tetapi santan memberikan rasa gurih dan karakter khas yang biasanya terdapat pada kue lapis tradisional.


Leave a Reply