Resep Ayam Pop Pagi Sore menjadi salah satu hidangan yang banyak dicari pencinta masakan Padang. Ayam pop sendiri punya ciri khas berupa daging ayam yang sangat lembut dengan warna pucat, rasa gurih, dan aroma rempah yang tidak terlalu berat. Menu ini semakin nikmat ketika disajikan bersama sambal merah, daun singkong rebus, serta irisan mentimun. Pagi Sore juga dikenal sebagai salah satu rumah makan yang menyajikan ayam pop sebagai menu andalan.
Untuk membuat versi rumahan yang mendekati karakter tersebut, teknik memasak menjadi bagian yang tidak kalah penting dibandingkan bahan. Resep yang dipopulerkan Chef Devina Hermawan menggunakan ayam pejantan, air kelapa, santan, bawang putih, jahe, serai, daun salam, dan daun jeruk. Ayam tidak perlu digoreng lama karena setelah diungkep hingga matang, ayam cukup ditiriskan dan disiram sedikit kuah ungkepan sebelum disajikan.
Bahan Ayam Pop Pagi Sore
Dalam bahan ayam pop ala Pagi Sore, air kelapa menjadi salah satu komponen penting untuk membantu memberikan rasa gurih alami pada ayam. Resep yang dibagikan Devina Hermawan menggunakan dua ekor ayam pejantan yang dipotong menjadi empat bagian, kemudian dimasak bersama santan dan air kelapa.
Untuk sekitar delapan porsi, siapkan bahan berikut:
- 2 ekor ayam pejantan, potong masing-masing menjadi 4 bagian
- 6 siung bawang putih
- 3 lembar daun salam
- 6 lembar daun jeruk
- 2 batang serai
- 4 cm jahe
- 1 sdm garam
- ½ sdm kaldu jamur atau penyedap
- 1/6 sdt merica
- 100 ml santan
- 600 ml air kelapa
- 600 ml air
Komposisi tersebut menjadi dasar resep ayam pop khas Pagi Sore yang dibagikan dalam kreasi Devina Hermawan. Sumber lain juga mencatat penggunaan air kelapa dan rempah seperti jahe, serai, daun salam, serta daun jeruk sebagai bagian dari proses memasak ayam pop.
Bahan Sambal Ayam Pop
Ayam pop akan terasa kurang lengkap tanpa sambalnya. Dalam resep Devina Hermawan, sambal dibuat dari bawang merah, bawang putih, tomat merah, cabai merah tanjung, gula, kaldu jamur, serta air ungkepan ayam. Ada pula sedikit tepung terigu yang digunakan untuk membantu mendapatkan tekstur sambal yang lebih halus dan konsisten.
Bahan sambalnya terdiri dari:
- 8 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 1 buah tomat merah
- 7 buah cabai merah tanjung
- 1 sdm gula pasir
- 1 sdt kaldu jamur atau penyedap
- 300 ml air ungkepan ayam
- 2 sdm tepung terigu protein sedang
- 60 ml minyak kelapa
Untuk pelengkap, ayam pop bisa disajikan bersama daun singkong rebus dan mentimun. Kombinasi tersebut membuat hidangan terasa lebih lengkap dan memberikan tekstur segar sebagai pendamping ayam yang lembut.
Cara Membuat Ayam Pop Pagi Sore
Cara membuat ayam pop Pagi Sore sebenarnya tidak terlalu rumit. Hal yang perlu diperhatikan adalah proses ungkep. Ayam harus dimasak dengan api sedang cenderung kecil agar bumbu dan cairan dapat meresap tanpa membuat daging kehilangan kelembutannya.
1. Siapkan Bumbu Dasar
Haluskan bawang putih dengan sedikit air sampai benar-benar lembut. Setelah itu, iris jahe dan memarkan serai agar aromanya lebih mudah keluar ketika dimasak.
Siapkan juga daun salam dan daun jeruk. Tidak perlu menghaluskan kedua jenis daun tersebut karena keduanya digunakan untuk memberikan aroma pada kuah ungkep.
2. Masukkan Ayam ke Panci
Masukkan potongan ayam pejantan ke dalam panci. Tambahkan bawang putih yang sudah dihaluskan, irisan jahe, serai yang sudah dimemarkan, daun salam, dan daun jeruk.
Setelah itu, tuangkan 600 ml air kelapa, 600 ml air, serta 100 ml santan. Tambahkan garam, kaldu jamur atau penyedap, dan sedikit merica.
Aduk perlahan agar semua bahan tercampur rata.
3. Ungkep Ayam Sampai Empuk
Tutup panci kemudian masak dengan api sedang cenderung kecil selama kurang lebih 30 menit. Waktu memasak dapat disesuaikan dengan ukuran potongan dan jenis ayam yang digunakan.
Selama proses tersebut, bumbu akan menyatu dengan cairan dan meresap ke dalam daging. Jangan menggunakan api terlalu besar karena cairan bisa cepat menyusut sebelum ayam benar-benar matang.
4. Buat Sambal
Sambil menunggu ayam matang, siapkan sambalnya.
Potong tomat, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih. Panaskan minyak kelapa di wajan, kemudian masukkan bahan sambal tersebut.
Masak sampai aromanya harum dan teksturnya mulai melunak.
5. Tambahkan Air Ungkepan
Setelah bahan sambal mulai matang, tuangkan sekitar 300 ml air ungkepan ayam ke dalam wajan.
Masak kembali hingga semua bahan benar-benar lunak. Penggunaan air ungkepan membuat sambal mempunyai rasa gurih yang lebih menyatu dengan ayam.
Langkah ini juga membantu memanfaatkan sisa kuah yang sudah mengandung aroma rempah dari proses memasak ayam.
6. Haluskan Sambal
Masukkan bahan sambal yang sudah dimasak ke dalam blender.
Tambahkan tepung terigu, gula pasir, dan kaldu jamur. Blender sampai teksturnya benar-benar halus.
Setelah itu, saring sambal agar hasil akhirnya lebih lembut. Tekstur sambal yang halus akan terasa lebih nyaman ketika disantap bersama daging ayam yang empuk.
7. Tiriskan Ayam
Setelah ayam matang dan teksturnya sudah empuk, angkat dari panci.
Tidak perlu menggoreng ayam sampai berwarna cokelat. Justru karakter ayam pop adalah warnanya yang cenderung pucat. Resep Devina Hermawan juga menggunakan teknik tanpa menggoreng ayam setelah proses ungkep.
Sebelum disajikan, siram sedikit air ungkepan ke atas ayam agar daging tetap terasa lembap dan gurih.
8. Sajikan Bersama Sambal
Susun ayam pop di atas piring.
Tambahkan sambal di sampingnya, kemudian lengkapi dengan daun singkong rebus dan mentimun. Hidangan akan semakin nikmat jika disantap bersama nasi putih hangat.
Sambal dapat disesuaikan tingkat kepedasannya dengan jumlah cabai yang digunakan.
Tips Agar Ayam Pop Tetap Empuk

Kunci utama ayam pop adalah mendapatkan tekstur daging yang lembut. Penggunaan ayam pejantan seperti pada resep Devina Hermawan dapat menjadi pilihan untuk mengikuti formula tersebut. Proses memasak dengan api sedang cenderung kecil juga membantu ayam matang secara perlahan.
Jangan terburu-buru mengurangi cairan ungkep. Cairan tersebut bukan hanya berfungsi sebagai media memasak, tetapi juga bisa digunakan kembali untuk membuat sambal.
Satu hal yang juga perlu diperhatikan adalah jangan memasak ayam dengan api terlalu besar. Jika cairan cepat habis, bagian bawah panci dapat mengering sementara ayam belum mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.
Mengapa Ayam Pop Berwarna Pucat?
Bagi orang yang belum terbiasa dengan ayam pop, warna pucatnya mungkin terlihat berbeda dari ayam goreng pada umumnya.
Namun, warna tersebut memang menjadi salah satu ciri khas ayam pop. Ayam tidak dimasak dengan metode menggoreng hingga kecokelatan. Pada resep yang dibagikan Devina Hermawan, ayam cukup diungkep sampai matang lalu disiram sedikit kuah ungkepan.
Jadi, jangan khawatir apabila ayam tetap terlihat putih setelah matang. Yang lebih penting adalah memastikan daging matang dan teksturnya empuk.
Apakah Ayam Harus Digoreng?
Tidak harus.
Salah satu keunikan versi resep Devina Hermawan adalah ayam pop dibuat tanpa proses menggoreng lama. Setelah ayam selesai diungkep, ayam langsung ditiriskan dan diberi sedikit kuah ungkepan sebelum disajikan.
Teknik ini berbeda dari beberapa resep ayam pop lainnya yang mencelupkan ayam sebentar ke dalam minyak panas. Fimela, misalnya, mencantumkan teknik mencelupkan ayam sebentar ke minyak panas setelah direbus dengan air kelapa dan rempah.
Keduanya bisa menghasilkan sajian ayam pop dengan karakter yang berbeda.
Air Kelapa Membantu Rasa Ayam
Air kelapa menjadi salah satu bahan yang cukup sering muncul dalam resep ayam pop.
Dalam formula Devina Hermawan, digunakan 600 ml air kelapa bersama 600 ml air dan 100 ml santan untuk proses ungkep.
Air kelapa memberikan rasa gurih dan sedikit manis alami. Ketika dipadukan dengan bawang putih, jahe, serai, daun salam, dan daun jeruk, kuah ungkep menghasilkan aroma yang khas.
Sajikan Selagi Hangat
Ayam pop paling nikmat disajikan dalam kondisi hangat.
Tekstur ayam yang lembut berpadu dengan sambal yang gurih, pedas, dan sedikit manis. Daun singkong serta mentimun memberikan tambahan tekstur sehingga satu piring terasa lebih seimbang.
Untuk menu keluarga, resep ini juga cukup praktis karena sebagian besar prosesnya hanya membutuhkan waktu untuk mengungkep ayam.
Resep Ayam Pop Pagi Sore bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang relatif mudah ditemukan. Formula yang dibagikan Devina Hermawan menggunakan ayam pejantan, air kelapa, santan, bawang putih, jahe, serai, daun salam, dan daun jeruk. Ayam kemudian diungkep hingga empuk tanpa perlu digoreng lama.
Kunci kelezatannya terletak pada proses ungkep dan penggunaan air kelapa. Sementara itu, sambal dibuat menggunakan cabai merah, tomat, bawang merah, bawang putih, gula, serta air ungkepan ayam sehingga rasanya menyatu dengan hidangan utama.
Jika ingin mendapatkan pengalaman makan yang lebih lengkap, sajikan ayam pop bersama nasi putih hangat, daun singkong rebus, mentimun, dan sambal.
FAQ
Apa bahan utama ayam pop Pagi Sore?
Bahan utamanya antara lain ayam pejantan, air kelapa, santan, bawang putih, jahe, serai, daun salam, dan daun jeruk.
Apakah ayam pop harus digoreng?
Tidak selalu. Versi resep Devina Hermawan dibuat tanpa menggoreng ayam setelah proses ungkep.
Berapa lama ayam pop diungkep?
Dalam resep tersebut, ayam dimasak dengan api sedang cenderung kecil selama kurang lebih 30 menit.
Apa sambal yang cocok untuk ayam pop?
Sambal berbahan cabai merah, tomat, bawang merah, bawang putih, gula, dan air ungkepan ayam cocok disajikan bersama ayam pop.


Leave a Reply